Photos and videos from all countries

Photos and videos for #pramoedyaanantatoer

Esai esai kebudayaan, pramoedya Anata toer,&Mark hanusz ,Kondisi ORI segel dan baru Monggo yang minat inbox wa085700087472 DM D45003D8Harga 55000, #kebudayaan #pramoedyaanantatoer #pram #esai #penulisfavorit

fauzanbuku

Kehidupan ini seimbang, Tuan. Barangsiapa hanya memandang pada keceriaannya saja, dia orang gila. Barangsiapa hanya memandang pada penderitaannya saja, dia sakit - Pramoedya Ananta Toer......... #pramoedyaanantatoer #childofallnations #lifequotes #sastraindonesia

mimieamoy

Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis ia akan hilang dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian -Pramoedya Ananta ToerAku tidak selalu ada, maka aku menulis agar selalu ada. -Annisa Fitri #quote #qotd #ukhtianis #menulis #pram #pramoedyaanantatoer #writer #kelasmenuliscerpen #pkw #pkwsumatra #sketsa8warna #karya #berkarya #keepwriting #kekata #kekatapublisher

ukhtianis17

Ramai malam di Kedai Kata Kita. Mereka sedang seru-serunya berbincang mengenai sosok Pramoedya Ananta Toer. Seseorang yang barangkali namanya akrab betul dengan telinga kita.Bersama A. Iwan Kapit (TB Gelaran Jambu) dan Lutfi Zanwar Kurniawan (Rumah Baca Komunitas Jogja), kita diajak berkenalan dan berbagi cerita lebih dekat tentang warisan-warisan Pram terhadap bangsa. _ #infokediri #kediri #melihatkediri #eventkediri #rondaliterasi #pramoedyaanantatoer

infokediri

infokediri - Ramai malam di Kedai Kata Kita. Mereka sedang seru-serunya berbincang mengenai sosok Pramoedya Ananta Toer. Seseorang yang barangkali namanya akrab betul dengan telinga kita.Bersama A. Iwan Kapit (TB Gelaran Jambu) dan Lutfi Zanwar Kurniawan (Rumah Baca Komunitas Jogja), kita diajak berkenalan dan berbagi cerita lebih dekat tentang warisan-warisan Pram terhadap bangsa. _ #infokediri #kediri #melihatkediri #eventkediri #rondaliterasi #pramoedyaanantatoer - #regrann

rifkizanuar

#Repost infokediri with repostapp・・・Ramai malam di Kedai Kata Kita. Mereka sedang seru-serunya berbincang mengenai sosok Pramoedya Ananta Toer. Seseorang yang barangkali namanya akrab betul dengan telinga kita.Bersama A. Iwan Kapit (TB Gelaran Jambu) dan Lutfi Zanwar Kurniawan (Rumah Baca Komunitas Jogja), kita diajak berkenalan dan berbagi cerita lebih dekat tentang warisan-warisan Pram terhadap bangsa. _ #infokediri #kediri #melihatkediri #eventkediri #rondaliterasi #pramoedyaanantatoer

kedaikatakita

Kami sedia buku "Percikan Revolusi Subuh" karya Pramoedya Ananta Toer.Harga 35000"harga yang tercantum di atas dapat berubah tanpa ada pemberitahuan"Format pemesanan:Nama lengkap/judul buku/alamat lengkap+kode pos/nomor yang bisa dihubungin.Kirim keWA/sms: 082243855480Line: sutrisnosaputra91DMSelanjutnya akan kami kirimkan jumlah biaya (harga+ongkir) beserta nomor rekerning bank kami. #bukukirijalan #tokobuku #bookstore #bukumurah #bukukiri #sastra #marimembacabuku #marimembaca #indonesiamembaca #indonesiamembacabuku #sosialism #sosial #reprobook #jualbuku #pramoedyaanantatoer

buku_kiri_jalan

Haloha!!! Baru datang dari penerbit. Buku karya Soesilo toer ini menceritakan tentang masyarakat Samin yang tersebar di beberapa daerah seperti Blora, Bojonegoro, Pati, dan Rembang. Buku yang menyajikan cerita satir ini dikumpulkan dari tiga zaman berbeda: sebelum berangkat ke Uni Sovyet (sekarang Rusia), ketika kuliah di Uni Sovyet, dan selepas kembali dari Uni Sovyet. Ini adalah karya Soesilo Toer yang dicetak ulang, setelah sebelumnya diterbitkan oleh N.V. Nusantara pada tahun 1963...Dunia SaminSoesilo ToerPataba PressRp. 70.000... #buku #bakulbuku #duniasamin #soesilotoer #pramoedyaanantatoer #jualbuku #jualbukumurah #bukumurah #bukumurahsemarang #unneshits #undiphits #semaranghits

bakulbuku_

CERITA DARI DIGULPramoedya Ananta ToerKepustakaan Populer Gramedia319 HalamanRp.60.000,- (Belum Diskon/Price List)SastraCerita dari Digul merupakan kumpulan tulisan karya para eks-Digulis. Mereka pernah dibuang sebagai tahanan politik semasa Pemerintahan Kolonial Hindia-Belanda. Berbagai cerita itu, yang sungguh-sungguh terjadi, mengisahkan suka-duka mereka dalam mempertahankan hidup di tanah buangan Digul, Papua Barat. Getir dan mengharukan.Karya-karya tersebut yang dikumpulkan dan disunting oleh Pramoedya Ananta Toer, layak dicatat sebagai dokumen sejarah sastra dan bahasa Indonesia. Dua karya "Antara Hidup dan Mati atau Buron dari Boven Digul", dan "Minggat dari Digul", menggambarkan perjuangan pengarang untuk menggunakan bahasa Melayu, yang bukan bahasa ibu mereka. Selain itu, "Pandu Anak Buangan" boleh jadi merupakan satu-satunya karya sastra Indonesia bertema psikologi hingga 1945. #ceritadigul #digul #pramoedyanantatoer #pramoedyaanantatoer

baitulhikma

RUMAH KACAKarya : Pramoedya Ananta ToerPenerbit : Lentera DipantaraTebal : 656 HalamanHarga : Rp. 137.000,- (Belum Diskon/Price List)NovelKehadiran roman sejarah ini, bukan saja dimaksudkan untuk mengisi sebuah episode berbangsa yang berada di titik persalinan yang pelik dan menentukan, namun juga mengisi isu kesusastraan yang sangat minim menggarap periode pelik ini. Karena itu hadirnya roman ini memberi bacaan alternatif kepada kita untuk melihat jalan dan gelombang sejarah secara lain dan dari sisinya yang berbeda. Tetralogi ini dibagi dalam format empat buku. Dan roman keempat, Rumah Kaca, memperlihatkan usaha kolonial memukul semua kegiatan kaum pergerakan dalam sebuah operasi pengarsipan yang rapi. Arsip adalah mata radar Hindia yang ditaruh di mana-mana untuk merekam apa pun yang digiatkan aktivis pergerakan itu. Pram dengan cerdas mengistilhkan politik arsip itu sebagai kegiatan pe-rumahkaca-an. Novel besar berbahasa Indonesia yang menguras energi pengarangnya untuk menampilkan embrio Indonesia dalam ragangan negeri kolonial. Sebuah karya pascakolonial paling bergengsi. #tetralogiburu #rumahkaca #pramoedyanantatoer #pramoedyaanantatoer #pram #blora #bukibagus #bukiberkualitas

baitulhikma

"Drama Mangir"Setelah Majapahit runtuh pada 1527, Jawa kacau balau dan bermandi darah. Kekuasaan tak berpusat, tersebar di seluruh kadipaten, kabupaten, bahkan desa. Perang terus-menerus terjadi untuk memperebutkan penguasa tunggal. Permata-permata kesenian, baik di bidang sastra, musik, dan arsitektur tidak lagi ditemukan. Selama hampir satu abad Jawa dikungkung oleh pemerintahan teror (schrikbewind), yang berpolakan tujuan menghalalkan cara.Salah satu bentuk pemerintahan teror itu diungkapkan secara jernih dalam buku ini. Panembahan Senapati, Raja Mataram (1575-1607) bercita-cita menjadi penguasa tunggal, menundukkan perlawanan gigih penduduk desa Mangir dengan cara kotor dan keji. Wanabaya atau Ki Ageng Mangir, dirayu putri kesayangan Senapati, dijebak dan dibunuh dalam sebuah pertemuan keluargaBuku ini , yang ditulis Pramoedya di Pulau Buru sempat hilang beberapa tahun, membuka wawasan kita untuk melihat lebih seksama ketimpangan dari sistim pemerintahan masa silam, serta pengaruhnya pada masa sekarang.Penulis: Pramoedya Ananta ToerPenerbit: Kepustakaan Populer GramediaTahun Terbit: 2016Tebal: 192 HalamanKondisi: Baru & SegelHarga: Rp. 50.000 #instabuku #bukubekas #bukulangka #kolektorbuku #bukuklasik #jualbuku #bukuseni #bukuantropologi #bukusosiologi #bukusastra #bukupolitik #bukusejarah #etnomusikologi #bukufilsafat #bukureligi #bukukebudayaan #isiyogyakarta #isisurakarta #isipadangpanjang #isidenpasar #isbibandung #stkw #ikj #unesa #uny #pramoedyaanantatoer #dramamangir #kepustakaanpopulergramedia

omah.sawah_resellerbooks

"Hikayat Siti Mariah: Estetika Perselingkuhan Pramoedya Ananta Toer"Dari sekian karya sastra masa kolonial, Hikayat Siti mariah merupakan karya yang paling sering diterbitkan ulang. Sejak terbit tahun 1910an di harian Medan Prijaji, cerita ini telah diterbitkan ulang oleh Harian Bintang Timur tahun 1962, kemudian tahun 1983 dan 2003. Penerbitan ulang ini menimbulkan berbagai pertanyaan, mulai dari apa yang menarik dari isinya, motif apa yang melatarbelakangi penerbitan ulang, sampai perubahan apa saja yang ada di setiap terbitannya. Apalagi kita tahu bahwa cerita ini diterbitkan ulang oleh zaman yang berbeda, bahkan dua terbitan terakhir melibatkan salah satu tokoh sastra Indonesia, Pramoedya Ananta Toer.Pramoedya Ananta Toer sebagai editor Hikayat Siti Mariah terbitan tahun 1982 dan 2003, merupakan orang yang paling bertanggung jawab atas perubahan ini. Lalu, apa saja bagian cerita yang berubah dan mengapa Pramoedya melakukan itu? Buku ini akan menuntun anda melihat secara rinci perubahan-perubahan itu disertai dengan analisis tentang motif yang melatarbelakanginya.Penulis: Dwi SusantoPenerbit: Insist PressTahun Terbit: 2009Tebal: 241 HalamanKondisi: Baru & SegelHarga: Rp. 32.000 #instabuku #bukubekas #bukulangka #kolektorbuku #bukuklasik #jualbuku #bukuseni #bukuantropologi #bukusosiologi #etnografi #bukusastra #bukupolitik #bukusejarah #etnomusikologi #bukufilsafat #bukureligi #bukukebudayaan #isiyogyakarta #isisurakarta #isipadangpanjang #isidenpasar #isbibandung #stkw #ikj #unesa #uny #pramoedyaanantatoer #insistpress

omah.sawah_resellerbooks

BUMI MANUSIAPramoedya Ananta ToerLentera Dipantara551 HalamanRp.132.000,- (Belum Diskon/Price List)SastraRoman Tetralogi Buru mengambil latar belakang dan cikal bakal nation Indonesia di awal abad ke-20. Dengan membacanya waktu kita dibalikkan sedemikian rupa dan hidup di era membibitnya pergerakan nasional mula-mula, juga pertautan rasa, kegamangan jiwa, percintaan, dan pertarungan kekuatan anonim para srikandi yang mengawal penyemaian bangunan nasional yang kemudian kelak melahirkan Indonesia modern.Roman bagian pertama; Bumi Manusia, sebagai periode penyemaian dan kegelisahan dimana Minke sebagai aktor sekaligus kreator adalah manusia berdarah priyayi yang semampu mungkin keluar dari kepompong kejawaannya menuju manusia yang bebas dan merdeka, di sudut lain membelah jiwa ke-Eropa-an yang menjadi simbol dan kiblat dari ketinggian pengetahuan dan peradaban.Pram menggambarkan sebuah adegan antara Minke dengan ayahnya yang sangat sentimentil: Aku mengangkat sembah sebagaimana biasa aku lihat dilakukan punggawa terhadap kakekku dan nenekku dan orangtuaku, waktu lebaran. Dan yang sekarang tak juga kuturunkan sebelum Bupati itu duduk enak di tempatnya. Dalam mengangkat sembah serasa hilang seluruh ilmu dan pengetahuan yang kupelajari tahun demi tahun belakangan ini. Hilang indahnya dunia sebagaimana dijanjikan oleh kemajuan ilmu .... Sembah pengagungan pada leluhur dan pembesar melalui perendahan dan penghinaan diri! Sampai sedatar tanah kalau mungkin! Uh, anak-cucuku tak kurelakan menjalani kehinaan ini. `Kita kalah, Ma,` bisikku. `Kita telah melawan, Nak, Nyo, sebaik-baiknya, sehormat-hormatnya.` #pramoedyanantatoer #pramoedyaanantatoer #pram #bumimanusia #minke #tetralogiburu

baitulhikma

Pria bernama asli Pramoedya Ananta Mastoer ini dianggap sebagai salah satu pengarang yang produktif dalam sejarah sastra Indonesia..Selama hidupnya, Pramoedya telah menghasilkan lebih dari 50 karya dan diterjemahkan ke dalam lebih dari 41 bahasa asing. Bahkan, beberapa karya fenomenalnya ia tulis ketika ia dipenjara di Pulau Buru pada masa Orde Baru..Meskipun selama dipenjara di Pulau Buru dilarang untuk menulis. Namun, ia tetap menulis secara sembunyi-sembunyi. Dari situlah lahir karya fenomenalnya, yakni berjudul Bumi Manusia..Dari situlah muncul serial tetralogi (Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, Rumah Kaca) kronik novel semi-fiksi sejarah Indonesia. Tokoh utamanya Minke, bangsawan kecil Jawa, dicerminkan pada pengalaman RM Tirto Adisuryo..Jilid pertamanya dibawakan secara oral pada para kawan sepenjaranya, dan sisanya diselundupkan ke luar negeri untuk dikoleksi pengarang Australia dan kemudian diterbitkan dalam bahasa Inggris dan Indonesia..Selain ke empat novel fenomenal tadi, ia juga menulis karya fenomenal lainnya, diantaranya Panggil Aku Kartini Saja, Gadis Pantai, Arok Dedes, Perburuan dan masih banyak lainnya..Semasa hidupnya ia pernah ditahan selama 3 tahun pada masa kolonial dan 1 tahun pada masa Orde Lama. Puncaknya, selama masa Orde Baru, Pramoedya merasakan 14 tahun penjara sebagai tahanan politik tanpa proses pengadilan..Saat itu, ia dipenjara di beberapa tempat, yakni Pulau Nusakambangan, Pulau Buru, dan di Magelang. Pramoedya dipenjara lantaran ia tergabung dalam Lembaga Kebudayaan Rakyat atau Lekra..Berbagai penghargaan pun telah diraihnya, hanya saja ia belum sempat mendapat penghargaan nobel sastra. Hingga akhirnya ia meninggal dunia pada tanggal 30 April 2006 di Jakarta.. #infia #infiafact #factthisday #onthisday #todayhistory #kelahiran #hut #sastrawan #novelis #pramoedyaanantatoer

infia_fact

#Repost infia_fact with repostapp・・・Pria bernama asli Pramoedya Ananta Mastoer ini dianggap sebagai salah satu pengarang yang produktif dalam sejarah sastra Indonesia..Selama hidupnya, Pramoedya telah menghasilkan lebih dari 50 karya dan diterjemahkan ke dalam lebih dari 41 bahasa asing. Bahkan, beberapa karya fenomenalnya ia tulis ketika ia dipenjara di Pulau Buru pada masa Orde Baru..Meskipun selama dipenjara di Pulau Buru dilarang untuk menulis. Namun, ia tetap menulis secara sembunyi-sembunyi. Dari situlah lahir karya fenomenalnya, yakni berjudul Bumi Manusia..Dari situlah muncul serial tetralogi (Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, Rumah Kaca) kronik novel semi-fiksi sejarah Indonesia. Tokoh utamanya Minke, bangsawan kecil Jawa, dicerminkan pada pengalaman RM Tirto Adisuryo..Jilid pertamanya dibawakan secara oral pada para kawan sepenjaranya, dan sisanya diselundupkan ke luar negeri untuk dikoleksi pengarang Australia dan kemudian diterbitkan dalam bahasa Inggris dan Indonesia..Selain ke empat novel fenomenal tadi, ia juga menulis karya fenomenal lainnya, diantaranya Panggil Aku Kartini Saja, Gadis Pantai, Arok Dedes, Perburuan dan masih banyak lainnya..Semasa hidupnya ia pernah ditahan selama 3 tahun pada masa kolonial dan 1 tahun pada masa Orde Lama. Puncaknya, selama masa Orde Baru, Pramoedya merasakan 14 tahun penjara sebagai tahanan politik tanpa proses pengadilan..Saat itu, ia dipenjara di beberapa tempat, yakni Pulau Nusakambangan, Pulau Buru, dan di Magelang. Pramoedya dipenjara lantaran ia tergabung dalam Lembaga Kebudayaan Rakyat atau Lekra..Berbagai penghargaan pun telah diraihnya, hanya saja ia belum sempat mendapat penghargaan nobel sastra. Hingga akhirnya ia meninggal dunia pada tanggal 30 April 2006 di Jakarta.. #infia #infiafact #factthisday #onthisday #todayhistory #kelahiran #hut #sastrawan #novelis #pramoedyaanantatoer

hanawin20

#Repost infia_fact with repostapp・・・Pria bernama asli Pramoedya Ananta Mastoer ini dianggap sebagai salah satu pengarang yang produktif dalam sejarah sastra Indonesia..Selama hidupnya, Pramoedya telah menghasilkan lebih dari 50 karya dan diterjemahkan ke dalam lebih dari 41 bahasa asing. Bahkan, beberapa karya fenomenalnya ia tulis ketika ia dipenjara di Pulau Buru pada masa Orde Baru..Meskipun selama dipenjara di Pulau Buru dilarang untuk menulis. Namun, ia tetap menulis secara sembunyi-sembunyi. Dari situlah lahir karya fenomenalnya, yakni berjudul Bumi Manusia..Dari situlah muncul serial tetralogi (Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, Rumah Kaca) kronik novel semi-fiksi sejarah Indonesia. Tokoh utamanya Minke, bangsawan kecil Jawa, dicerminkan pada pengalaman RM Tirto Adisuryo..Jilid pertamanya dibawakan secara oral pada para kawan sepenjaranya, dan sisanya diselundupkan ke luar negeri untuk dikoleksi pengarang Australia dan kemudian diterbitkan dalam bahasa Inggripramoedyaanantatoer Selain ke empat novel fenomenal tadi, ia juga menulis karya fenomenal lainnya, diantaranya Panggil Aku Kartini Saja, Gadis Pantai, Arok Dedes, Perburuan dan masih banyak lainnya..Semasa hidupnya ia pernah ditahan selama 3 tahun pada masa kolonial dan 1 tahun pada masa Orde Lama. Puncaknya, selama masa Orde Baru, Pramoedya merasakan 14 tahun penjara sebagai tahanan politik tanpa proses pengadilan..Saat itu, ia dipenjara di beberapa tempat, yakni Pulau Nusakambangan, Pulau Buru, dan di Magelang. Pramoedya dipenjara lantaran ia tergabung dalam Lembaga Kebudayaan Rakyat atau Lekra..Berbagai penghargaan pun telah diraihnya, hanya saja ia belum sempat mendapat penghargaan nobel sastra. Hingga akhirnya ia meninggal dunia pada tanggal 30 April 2006 di Jakarta.. #infia #infiafact #factthisday #onthisday #todayhistory #kelahiran #hut #sastrawan #novelis #pramoedyaanantatoer #blora

nanang_sulistiawan

PakPram lg ... Regrann from infia_fact - Pria bernama asli Pramoedya Ananta Mastoer ini dianggap sebagai salah satu pengarang yang produktif dalam sejarah sastra Indonesia..Selama hidupnya, Pramoedya telah menghasilkan lebih dari 50 karya dan diterjemahkan ke dalam lebih dari 41 bahasa asing. Bahkan, beberapa karya fenomenalnya ia tulis ketika ia dipenjara di Pulau Buru pada masa Orde Baru..Meskipun selama dipenjara di Pulau Buru dilarang untuk menulis. Namun, ia tetap menulis secara sembunyi-sembunyi. Dari situlah lahir karya fenomenalnya, yakni berjudul Bumi Manusia..Dari situlah muncul serial tetralogi (Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, Rumah Kaca) kronik novel semi-fiksi sejarah Indonesia. Tokoh utamanya Minke, bangsawan kecil Jawa, dicerminkan pada pengalaman RM Tirto Adisuryo..Jilid pertamanya dibawakan secara oral pada para kawan sepenjaranya, dan sisanya diselundupkan ke luar negeri untuk dikoleksi pengarang Australia dan kemudian diterbitkan dalam bahasa Inggris dan Indonesia..Selain ke empat novel fenomenal tadi, ia juga menulis karya fenomenal lainnya, diantaranya Panggil Aku Kartini Saja, Gadis Pantai, Arok Dedes, Perburuan dan masih banyak lainnya..Semasa hidupnya ia pernah ditahan selama 3 tahun pada masa kolonial dan 1 tahun pada masa Orde Lama. Puncaknya, selama masa Orde Baru, Pramoedya merasakan 14 tahun penjara sebagai tahanan politik tanpa proses pengadilan..Saat itu, ia dipenjara di beberapa tempat, yakni Pulau Nusakambangan, Pulau Buru, dan di Magelang. Pramoedya dipenjara lantaran ia tergabung dalam Lembaga Kebudayaan Rakyat atau Lekra..Berbagai penghargaan pun telah diraihnya, hanya saja ia belum sempat mendapat penghargaan nobel sastra. Hingga akhirnya ia meninggal dunia pada tanggal 30 April 2006 di Jakarta.. #infia #infiafact #factthisday #onthisday #todayhistory #kelahiran #hut #sastrawan #novelis #pramoedyaanantatoer - #regrann

sosiologi_smansacepu
IRFS.AZ © is created in 2017, our goal is to provide people with information from Instagram API, that includes photos, videos and other media information from Instagram.